Mengobati Penyakit Bubul Pada Ayam Bangkok Aduan

Wednesday, October 26, 2016

Mengobati Penyakit Bubul Pada Ayam Bangkok Aduan – Penyakit bubul adalah pada telapak kaki  Ayam bangkok aduan. Penyakit ini disebabakan oleh infeksi bakteri akibatluka-luka dibagian kaki yang kemudian membengkak dan akhirnya mengeras.Kebanyakan kejadian kaki bubulan terjadi pada kandang ayam bangkok model panggung terbuat dari bambu, kayu atau kawat ram.

Mengobati Penyakit Bubul Pada Ayam
Walaupun sedikit luka saja, Ayam aduan yang terkena penyakit ini sangat sulit disembuhkan, karena penyakit yang letaknya dibawah telapak kaki ayam tersebut mudah sekali kambuh dan makin berkembang.Hal ini dikarenakan  alas kandang kotor oleh kotoran ayam, maka ada bakteri yang masuk ke dalam kaki yang luka. Bakteri yangt masuk ke dalam telapak kaki ayam ini secara langsung akan menginfeks.

Bakteri secara otomatis akan dilawan alamiah sel darah putih, akibat perlawanan sel darah putih tadi bakteri akan kalah dan berubah jadi pus (nanah bhs jawa) yang pada akhirnya mengeras berubah seperti keju atau nasi putih tertutup kulit kaki (didalam kulit kaki) ayam bangkok, tampak dari luar seperti benjolan. Benjolan bubul di kaki ayam ini akan mengganggu ayam berdiri atau waktu di adu.

Untuk Mengobati Penyakit Bubul Pada Ayam, ada beberapa tips untuk mengobatai ayam yang bubulan, yaitu sebagai berikut:

1.    Dengan obat kutil Colomac . Terlebih dahulu bersihkan kaki yang terkena bubul, sterilkan dengan alkohol. Oleskan colomac dan tutup luka dengan plester (hansaplast). Jaga kebersihan kaki yang terkena bubul, berikan alas kandang yang empuk seperti jerami.

2.    Menggunakan Koyo Cabe. Bersihkan dan sterilkan kaki terlebih dahulu sebelum ditempel koyo cabe. Ganti koyo cabe setiap 3 hari sekali.

3.    Dengan meletakkan ayam pada lumpur rinso atau garam. Bubul seperti kulit parasit yang bisa mengelupas jika di cabut, tapi jika di paksa dicabut bisa mengakibatkan infeksi dan bubul akan tumbuh lagi. Beberapa peternak menyarankan membuat comberan/lumpur dengan menggunakan air rinso ada juga yang menyarankan dengan air garam. Setelah ayam dimandikan jemur ayam diatas lumpur yang kita buat tadi. Kemudian bubul akan rontok dengan sendirinya.

4. Menggunakan paku yang di bakar. Mungkin terinspirasi dari cara pengobatan kuno
dimana membakar luka adalah cara mensterilkan luka dari bakteri. Gunakan paku seukuran mata bubul lalu panaskan sampai benar-benar panas. Tempelkan paku panas pada mata bubul (jangan sampai terkena bagian yg sehat) sampai ayam merasa panas ditandai dengan menghentakkan kaki. Ulangi 3 sampai 4 kali. Lakukan pengobatan selama 3 hari atau sampai sembuh.

5.    Menggunakan kanterpain. Bersihkan dan keringkan kaki yang terkena bubul. oleskan kanterpain pada bubul dan tahan atau pegang ayam sampai kanterpain kering kurang lebih 5 menit. Lepaskan ayam pada alas kandang yang bersih dengan alas karung atau karpet.

Selain kelima tips diatas ada juga cara lain yaitu dioperasi sederhana. Cara mengatasi dengan dioperasi bedah. Siapkan peralatan : pisau / gillete, betadine, alkohol, kapas, perban, benang dan jarum. Prosedur pembedahan sbb :
•    Ayam kaki bubulan dipegang pembantu dengan cara kaki terbalik menghadap keatas, kemudian kaki ayam yang infeksi bubulan dibersihkan dengan alkohol.
•    Iris / sayat benjolan bubul menyilang (seperti huruf X) dengan gillette baru (steril), setelah itu tekan / pencet pus (seperti keju / nasi putih) sampai keluar semua, diusahakan sampai bersih. Bila ada sedikit darah, bersihkan dengan kapas agar pus terlihat dan benar2 bersih.
•    Setelah pus bersih, olesi bekas sayatan dan luka operasi dengan betadine, kemudian (bila bekas sayatan cukup lebar karena benjolan bubul cukup besar) jahit luka dengan benang dan jarum sampai luka menutup.
•    Olesi kembali luka luar bekas jahitan dengan benang. Kemudian bekas kaki yang luka ditutup / ditali dengan perban secara kuat2 agar tidak terlepas waktu ayam bangkok di lepas.
•    Biarkan luka tertutup perban selama 1 (satu) minggu, kemudian dibuka dan diperiksa, dalam satu minggu luka sudah menutup, tetapi bekas luka harus diolesi betadine lagi dan diperban kembali. Hal ini dilakukan sampai bekas luka menutup dan mengering serta sembuh.

Jika penyakit bubul ini belum terlalu parah atau masih kecil bisa diatasi dengan mensterilkan luka yaitu membersihkan lukanya dari kotoran yang menempel dan memberi alas kandang yang empuk agar penyakit ini tidak bertambah parah. setelah itu bisa diberikan balsem setiap hari pada kaki ayam yang terkena bubul dan pakaikan sepatu khusus ayam aduan agar kotoran tidak menempel. Semoga informasi ini cukup membantu anda yangmemiliki ayam aduan yang terkena penyakit bubul.